Bersama Berjuang dan Berkarya

December 9, 2008

Sekolah Negeri milik Siapa ?

Filed under: Bersama Cerita

Diterima di sekolah negeri, favourite, masih menjadi impian orang tua siswa. Masih cukup kuat anggapan bahwa SD, SMP dan SMA/SMK Favourite memiliki peluang besar dalam mengangkat masa depan si kecil. Tidak salah, namun mungkin kita perlu mencatat bagaimana ketimpangan antara sekolah negeri yang didominasi oleh investasi tinggi dan sekolah yang biasa saja.

Kebijakan pemkot dalam melakukan cluster, bahwa sekolah negeri hanya boleh diisi oleh warga pada kecamatan sekitar tentu sangat menarik, melarang adanya pungutan (investasi) serta memberikan dana bantuan operasional sekolah. Bahwa dana BOS atau BOPDA masih sangat kurang dari biaya operasional biasanya memang beralasan, namun tetap membiarkan ketimpangan dana investasi akan membuat dunia pendidikan kita tidak memiliki data yang cukup untuk memahami persoalan anggaran pendidikan yang sebenarnya.Peningkatan infrastruktur memang diharapkan meningkatkan kenyamanan belajar yang secara signifikan akan memilih pengaruh kuat dalam peningkatan kualitas belajar mengajar.

Pro kontra terhadap investasi di sekolah negeri ini memang perlu mencari titik temu, sehingga investasi masyarakat mampu dikelola dengan benar dan adil. Juga menghindari alih-alih bantuan pendidikan namun pada kenyataannya sangat memberatkan orang tua. Hendaknya juga disadari bahwa Sekolah negeri adalak milik semua, bukan dominasi yang kaya, sehingga investasi menjadi kewajiban dan sekolah berlomba mempercantik diri bukan pada kualitas siswa. Sehingga tidak bijak, menyarankan wali murid yang kontra dengan investasi (meski orang berada) untuk memilih sekolah lain. Bukankah jika mampu, kita mampu juga menyerahkan anak kita di sekolah non subsidi pemerintah. Hendaknya Sekolah negeri juga menjadi bagian bersama dalam kualitas yang relatif tidak terlalu jomplang, kemampuan membangun database bersama, yang membuat data dan informasi mampu dipahami menjadi knowlegde.

Dengan mahalnya biaya pendidikan tentunya sekolah negeri pro pada seluruh lapisan masyarakat, dana APBD dan APBN pendidikan mampu diserap dengan benar. Penguasaan kurikulum dengan muatan lokal hendaknya juga diharapkan mampu memberikan warna pada bangkitnya masyarakat berpendidikan yang tercipta pada lingkungan yang berpendidikan. Salam. Unung.

September 12, 2008

Satu Jam Bersama

Filed under: Bersama Cerita

 

 

 

 

 

 

 

Alhamdulillah, pada tanggal 8 - 8 - 2008 telah terselenggara kegiatan Satu Jam Bersama alumni statistika ITS.

Terima kasih buat Cak Ali Hamdan atas kesediaan dan waktunya, mudah2an acara share ilmu ini barokah dan terus semangat berkarya. (uih)

 

 

 

March 31, 2008

Dejavu

Filed under: Bersama Cerita

"Di lembar putih ini ,

kutuangkan semua …perasaanku,

tentang diriku, cintaku pada dirimu,

…….."

 

Pagi ini cuaca agak beda , terasa lebih romantis.Sedikit mendung, masih ada gerimis sisa hujan semalaman, dan dingin pastinya. Hmmm lagunya Krisdayanti boleh nih buat nemenin nyetir ke kantor. Nyalain MP3, ya liriknya seperti diatas itu. Lagunya Krisdayanti yang pertama, judulnya "Buku Harian". Waktu itu KD masih culun culunnya.

 

Dan,…. Zzzzzzzzzzzzzzzzzzz

 

Yup dejavu, suara KD ini mengingatkan aku ke seorang teman . Suaranya bagus banget, apalagi kalau dia lagi nyanyiin lagunya KD, hmmm tarik napas deh dalam dalam . Dari semua rekan satu angkatan, aku yakin cuma dia yang bisa menjiwai perubahan angka angka di notasi lagu. Kalau ada deretan 1, 2, 3 , 4, 5 dia akan bilang do-re-mi-fa-sol, sementara rekan lainnya justru akan mencari rata-ratanya, standar deviasinyalah, bahkan kalau perlu dianalisa trend-nya, dasar anak statistik, terlalu otak kiri.

 

Oh ya namanya Nina, dulu pacar pertamaku Nina juga, bukan Nina yang ini pastinya, istriku sekarang Nani, hehe … nggak ada variasi memang hidupku ini.

 

Suasana zama mahasiswa yang pas banget untuk lagu ini adalah pada saat tugas praktikum statistika , bagian distribusi poisson. Peserta diharuskan berdiri di pinggir jalan, membawa alat penghitung, terus mencatat mobil yang lewat, dari kiri – kanan, waktu antar kendaraan, tidak boleh dekat lampu lalu lintas (biar tidak dikira jualan koran mungkin maksudnya… ). Waktu itu kami berempat, aku, Imam, Nina sama Inggar memilih jl Margorejo, soalnya dekat dengan rumahnya Inggar jadi selesai dari lokasi bisa langsung mampir buat makan makan di rumahnya Inggar,mana ada kelompok lain yang kayak gitu. Pada saat berangkatpun sudah menyisakan cerita sendiri. Setelah selesai kuliah pagi, kita berempat langsung berangkat ke lokasi survey. Waktu itu Inggar yang punya mobil, satu satunya yang bawa mobil ke kampus. Dengan sopannya (mungkin karena sudah dididik dengan baik untuk menghargai etika) Inggar menawarkan dengan halus "Ru, Mam ada yang mau nyopir ?" Blarrrr, aku sama Imam berpandangan muka, dan dengan sopan dan halus karena malu, kami bilang terima kasih atas tawarannya, biar kami dibelakang saja deh. Yah, soalnya aku & Imam nggak bisa nyetir sama sekali. Walhasil perjalanan dari Kampus s.d lokasi, kami merah padam diledekin sama Nina yang duduk di depan sama Inggar, sementara kami berdua cuman senyum senyum, kecut.

 

Tugas Survey ini lumayan mbosenin, sampai kemudian Nina dengan tenangnya menyanyikan lagu KD diatas, he he langsung siang hari yang terik itu jadi adem. Kayak ada bola energi yang melindungi kami. Dari situlah suara Nina benar benar menjadi andalan untuk dinikmati. Agak sore, ketika tinggal beres beres peralatan muncul isengya lagi. Sewaktu ada 2 cewek lewat, tanpa basa basi langsung dia bersuit – suit kayak preman kampung. Begitu cewek itu menoleh, dengan santainya dia menunjuk aku & Imam. Yah 2 -0 deh hari ini sama anak satu ini….

 

Lain hari, kemampuan Nina menyanyikan lagu KD ditunjukkan dalam even yang lebih besar. BCS . Lokasinya di Dlundung waktu itu. Selagi semua peserta angkatan baru sedang menerima materi, angkatan kami yang saat itu menjadi OC, memisahkan diri ketempat yang agak jauh untuk menghabiskan waktu. Kebetulan ada kakak kelas lewat, Ading namanya, kalau dia terkenal dengan kemampuannya bermain gitar dan bernyanyi Iwan Fals. Setelah ading bergabung, request lagu langsung keluar dari kanan kiri, pas bagianku aku minta tolong mereka nyanyi lagunya Anang – KD yang waktu itu lagi hangat hangatnya. Wah, benar benar menghipnotis deh …

 

Di Dlundung juga, momen yang paling indah adalah saat suatu malam ketika semua peserta dan kakak angkatan sudah terlelap tidur, kami satu angkatan yang ikut acara itu , duduk membentuk lingkaran dengan takzim.

Saat itulah setiap peserta diperbolehkan untuk mengkritik temannya dengan terbuka, memberikan saran dan sekaligus lapang dada menerima kritikan. Awalnya memang terasa kaku, setelah aku menyediakan diriku sebagai bahan evaluasi, pelan tapi pasti semuanya bisa menikmati acara itu.

 

hmmmm

Saat itulah , di bawah satu obor dan keheningan alam, kami mulai merajut hati angkatan sebagai keluarga .

Saat itulah, saat awalnya kami tumbuh dewasa untuk bicara dan mendengar orang lain

Saat itulah, dimana aku menyadari arti sahabat sebenarnya, di saat kita dekat dengan mereka dan semua gundah beban kita hilang dengan sendirinya….

Saat itulah, saat yang kurindukan saat ini ….            

 

I miss you all ……

 

Makassar, 31 Maret 2008 (Daru Puji Utomo)

March 6, 2008

Patas Indrapura, 19 Desember 07, 17.00 WIB

Filed under: Bersama Cerita

Menikmati perjalanan surbaya - magetan dengan bus Indrapura, seperti naik mesin waktu yang melemparku 7 tahun kebelakang. Apalagi kalau bukan masa masa akhir kuliah, yah periode antara bulan Juni 99 hingga Maret 00, gencar gencarnya kekhawatiran datangnya Y2K, millenium bugs, yah entahlah.

Ya, hari ini aku sengaja untuk naik bus saja, bukan karena lebih murah, tetapi memang sudah aku rencanakan jauh jauh hari. Naik bis seperti sekarang membuatku sepertimendapatkan kembali nafas baru, gairah baru seperti zaman kuliah dulu. Dulu, biasanya aku pulang sebulan sekali, kadang 2 minggu sudah pulang kalau lagi kehabisan atau mau ngirit uang. Soalnya biaya bis surabaya-magetan PP masih lebih murah daripada biaya makan jumat-senin di keputih.

mengingat zaman kuliah, terutama pada semester terakhir sbelum wisuda, merupakan waktu yang paling berkesan bagiku. Kalau ada pertanyaan ,"bila ada diberi kesempatan kembali ke zaman dahulu, periode tahun berapa yang kamu pilih ?" Jelas, periode itu adalah jawabanku.

Terbayang rumah kontrakanku yang harga kontraknya 1 juta setahun untuk 5 orang dengan 5 kamar. Jadi perorang hanya bayar 200 ribu setahun, atau 20 ribu sebulan. Itupun kadang harus pinjem dulu sama yang kebetulan punya uang. Rumahnya dari kayu, untuuuung nggak terbakar, walaupun hampir saja kejatuhan pohon besar di depan rumah pas lagi hujan deras. Syukurlah dari rumah itu, penghuninya saat ini telah sukses, melebihi yang pernah berani kami bayangkan saat itu. Hmm ide bagus untuk menuliskan kisah kisah rumah kontrakan ini… Siapa tahu laris seperti buku "Laskar Pelangi".

pagi jam 4.30 biasanya aku sudah bangun. Aktivitas pertama adalah masak air buat kopi. Pastinya bukan pakai ketel elektrik merk philip seperti yang aku punya sekarang. Alat pemanasnya seperti pengocok telur yang digagangnya ada kabel ke listrik. Warna gagangnya merah. Resiko terberat dari alat ini, yah kelupaan nyabut dari listrik, akhirnya kepanasan, airnya habis, alatnya korslet. Kemudian dimaki sama temen temen kontrakan karena cuma itu alat yang kita punya, dan mesthi nunggu kiriman bulan depan untuk iuran dan beli lagi.

air sudah panas, selanjutnya ambil sesendok setngah gula plus setengah sendok kopi jadilah secangkir kopi nan harum penyapa pagi. Semua bahan kopi dan gula dibawa dari kampung, biar irit. Buka pintu kamar, terus pintu dapur , timba air dari sumur, berwudhu dulu dan sholat shubuh. Selesai sholat shubuh, didepan meja belajar yang kakinya sudah dipotong pendek, ambil buku atau kertas terus biasa belajar. Oh ya, kaki meja dipotong pendek bukan biar kelihatan gaya, tapi biar irit saja, daripada harus beli kursi lagi.

temen pendampingnya adalah suara radio FM milik temenku yang lebih sering berada di kamarku. Acara favorit radio pagi itu adalah siaran lagu lagu pop indonesia yang bersemangat. Jam 05.15 kadang kadang ada temenku dari kost kostan tetangga yang main ke kamarku. Orangnya berkacamata, kumis tipis, selalu tersenyum dan di sepagi itu sudah terlihat rapi sehabis mandi. Sampai sekarang aku masih heran dengan kebiasaannya itu, kok bisa mandi di jam sepagi itu. Kalau sesekali sih mending, tapi ini setiap hari. Paling kami sekedar saling ngecek tugas kuliah, bicara tentang aktivitas di jurusan atau rencana hari itu, yang jelas bukan ceweklah. Namanya Unung, detail dari satu nama ini pasti cukup untuk ditulis minimal satu bab sendiri.

(Daru Puji Utomo) 

December 13, 2007

Clustering Idea

Filed under: Bersama Karya

Sebuah ide yang saya pikir cukup menarik untuk diungkapkan disini, karena katanya..ini adalah media kita untuk berkomunikasi selain mailis angkatan 95 yang kadang aktif kadang tidak. Berawal dari chating antara unung dan saya yang mungkin sering membahas..bahwa ..kadang kita pingin reunian dengan teman-teman yang sudah punya background pekerjaan yang berbeda-beda. Sementara ini, temen perempuan yang nyambung berbincang masalah IT dengan saya belum ada, jadi … hanya Unung dan Chitos mungkin yang bisa melayani kegundahan atau kebingungan saya tentang dunia IT ini..emoticon. Selain itu juga memang pekerjaan sehari-hari berhubungan dengan itu. Akhirnya..timbul ide untuk melakukan mapping bidang kerja teman-teman seangkatan..sehingga…we can share together…, tentu saja kita nggak mau seperti katak dalam tempurung…we have the same background..that’s statistic science..jadi pasti ada benang merahnya kalo kita semua ketemu. Mungkin selama ini belum keliatan dan belum dieksplore aja..sehingga…diantara kita kadang bingung mencari, informasi apa yang bisa kita dapat dari teman kita…dan saya percaya..bahwa banyak hal yang bisa kita share jika kita mau. Satu hal yang mungkin bisa ditanamkan dalam hati kita adalah…komitmen untuk tetap bercerita, berkarya dan beraksi…vivat statistika 95 !! (wiyli)

December 2, 2007

Back To The Past

Filed under: Bersama Cerita

Akhirnya, aku bisa juga berbagi nulis didalam blog ini. Sejak email dari Rudi yang mengaku bahwa ada beberapa wajah teman-teman Stat 95 yang udah dilupakan, akhirnya aku mencoba untuk mengetes juga…jangan-jangan..aku juga lupa tuh…lalu..kubongkar dokumen bersejarah tentang foto angkatan..yup..masih tersimpand dengan selamat. Dan lalu kuscan dan berharap bisa kisharing dengan teman-teman semua, kali aja ada yang salah pasang nama…sebenarnya sih udah aku kirim via mailis, tapi kayaknya emailku gak diterima sama mailis, setelah laptopku hilang..dan aku bikin account outlook di laptop yang lain….email dari mailis stat95 bisa kuterima lagi dengan lancar. Wah…apa harus kehilangan laptop dulu ya, baru bisa terima email dari stat95 ( he..he.. pengorbanannya kok mahal amat ya). Oke, tapi sekarang udah ada gantiinya, laptop jurusan ku embat aja (minta ganti rugi karena ilang di kampus yang ga aman itu). Eh..ini teman-teman kucoba kasih foto kita bersama itu (FotoKita)…. Oke..ini partisipasi pertama buat blogsome..semoga lain kali bisa lebih aktif. Good Luck for You Friends..(Wiyli)

August 22, 2007

Sekilas Info Alumni Statistika 95

Filed under: Bersama Cerita

            

Seneng banget kemarin (Selasa, 21 Agustus 2007) dapat kesempatan silaturahim dan diskusi tentang kredit mikro dan mediasi koperasi pada saat membangun kekuatan informasi alumni statistika ITS. Rekan Ali Hamdan, menjelaskan secara gamblang persoalan-persoalan real permasalahan permodalan dan permasalahan lain yang berhadapan dengan UMKM. Matur Nuwun ya mas Ali Hamdan . . . maaf mengganggu :)

—————————————–
"Oke, saya akan datang," demikian balasan SMS mbak Lutfiah ketika saya kirim SMS untuk perwakilan angkatan alumni Statistika ITS, 25 Agustus 2007 nanti sebagai wakil dari D3. Yach.. pengusaha muda ini masih tetep aja semangat seperti dulu.. semoga menular dech jiwa entrepreneurshipnya…

——————————————

Tetep seperti dahulu, dengan memegang lembar-lembar Akta Notaris Yayasan Forum Harapan Umat, mas Prihananto menyapa saya dengan salam dan senyumnya yang khas. Sempat mengintip whiteboard di kantornya di Dharmahusada, ada tanda tangannya beliau :) .. He..he.. salut semuanya tampak angka-angka… statistik banget dech… Sukses mas Han’s, semoga Alloh beri kekuatan ya…

——————————————
Bulan lalu saya sempat berkunjung ke rekan-rekan di Jakarta, mas Nur Wachid (Batan), Mas Daru (Oreo Jakarta), Mas Rudi Cayadi (maaf belum bisa ketemu fisik ya :) ), Mbak Sinta juga maaf saya nggak berkunjung ke Batan di Serpong, mas Bashori dah sampai di depan pintu di Kantornya di Dephub Laut ternyata orangnya di Bogor :( , biasa acara mendadak tanpa konfirmasi… Sukses buat semua ya
—————————————–
Beberapa waktu lalu mbak Wiyli chat ma saya, "Saya bikin blog baru Nung… . Wah asyik nich, ya.. blog baru mbak wiyli ini sebagai media pembelajaran online buat mahasiswa.. Tetap semangat mbak…
——————————————
Kabar lainnya : Mbak Retno Wismandari udah move dari pekerjaannya di Batam dan sekarang di Ponorogo Jawa Timur…

 

 

——————————————

Penting : Ada yang tahu kontaknya mbak Anita Widyastuti..

——————————————

Oke demikian Sekilas Info :) .

 

May 31, 2007

Bertemu Dalam Temu Kangen Statistika 2007

Filed under: Bersama Cerita

Ehm.. nggak bisa cerita banyak :) . Namun pada pertemuan 7 April 2007 di acara Temu Kangen Statistika 2007 kemarin membawa catatan bagi diri saya sendiri. Di ruangan yang sama di Gedung T (kita menyebutnya dulu kelas Kimia) kira-kira 7-8 tahun lalu saudara Karina Arti menjelaskan tentang arti Blast of Statistics motto bakal majalah kita waktu itu "VARIAnS".  Dan pada temu kangen tersebut dihadapan para alumni statistik, Rekan kita sdri Karina masih tetep semangat bahkan lebih semangat menjelaskan tentang peran statistik waktu itu di dunia kerja. Yang pasti suasana tersebut membuat saya teringat suasana kuliah dan teman2 saat ini udah masuk didunia nyata :) dan musti berperan dan terlibat berkiprah di dunia nyata.

yach.. kehadiran cak Suhari, mbak Wiyli, mbak Nur Hidayah, Cak Hendri K dan mbak Lutfiah semakin menambah suasana waktu itu dech. Moga kedepan kita bisa ketemuan offline lagi ya.

Ini hasil jepretan rekan kita Karina, Alhamdulillah nich kita bisa ngumpulin yg seangkatan :) .

Angkatan 95 Bertemu dalam Acara Temu Kangen Statistika 2007

Salam,

Unung 

 

 

 

December 19, 2006

Statistika Milis Statistika95

Filed under: Bersama Cerita

Milis yang kita buat 27 September 2000 ini mungkin memang mulai jarang ya… kita jadikan ajang silaturahim online. Mungkin bukan hanya karena kita sibuk, mulai pada punya anak, amanat kerja banyak, tapi juga karena migrasinya semua milis angkatan Statistika ITS ke dalam milis Parameter yang mewadahi semua alumni Statistika ITS. Penurunan aktivitas milis ini sangat terasa dari tahun ke tahun, terlebih dengan aktifnya YM rekan-rekan yang akhirnya konferensi online jadi pilihan yang lebih menarik dibandingkan milis.

Namun, semoga langkah-langkah kita dalam meningkatkan tali silaturahim tidak terputus. Pertemuan-pertemuan offline juga seyogyanya sesering mungkin kita adakan. Baik pertemuan di Surabaya, Jakarta, Batam, Makasar maupun kota-kota lain di mana alumni kita tersebar.

Statistika ini hanya sekedar mengingatkan kita bahwa jaringan online ini tetep bermakna, dan kita akan masuki tahun baru dalam milis kita. Semoga statistika milis ini kembali menggugah semangat kita untuk senantiasa membagi ilmu, berita dan semakin mempererat persaudaraan.

Salam.

Unung 

 

 

 

December 18, 2006

Kumpul-Kumpul Arek Stat 95 di Surabaya

Filed under: Bersama Cerita

"Gimana ya, kalau besok udah lulus kita bikin arisan angkatan …", keinginan ini terucap oleh Rekan kita Widodo, sekitar 8-9 tahun yang lalu di teras Masjid Manarul. Alhamdulillah, pertemuan singkat padat, guyon dan gojlokan di pojok ruangan Tomodachi Cafe, Surabaya (16 Nopember 2006) membawa kesepakatan dalam memperkuat ikatan alumni statistika ITS 1995.

Kesepakatan itu diantaranya ialah penajaman pembentukan Yayasan (yang akan dikoordinasikan oleh rekan kita : Wiyli dan Ali Hamdan). Dan yang pasti akan ada ARISAN… yup betul ARISAN (kayak judul film aja ya :) ). Idenya cak Widodo ini direspon positif oleh yang hadir, dan Insya Alloh mulai bulan Januari 2007 akan diadakan Arisan keluarga besar Alumni Statistika ITS 95. Arisan ini akan di Mulai di Rumah Cak Rudi Hartono, di daerah Buduran Sidoarjo, untuk peserta hadiran di mohon untuk mengajak serta suami/istri/anak/ dan calon jadi :) ).

Oh ya, yang sempat hadir adalah Widodo, Prihananto, Saya, Ali Hamdan, Rudi hartono, Imam Isnaini, Inggar dan Wiyli. Cak Suhari tidak bisa hadir karena harus mengantar istri untuk kontrol, karena Insya Alloh usia kehamilan istri cak Suhari udah menginjak bulan ke-8 (sm kayak istrinya cak Ali Hamdan). Mudah2an lahir sehat semua ya :) .

Thanks for all…. mungkin yang lain bisa nambahi ya..
met kerja semuanya.

 

Wassalam, 

Unung

May 12, 2006

Semoga Tetap Tabah ya Ali

Filed under: Bersama Cerita

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun,

Telah berpulang ke Rahmatullah ayahanda rekan kita Ali Hamdan (Alumni
Statistika ITS 1995) Pati - Jawa Tengah, pada Hari Rabu, 26 April 2006.

Semoga Alloh menerima segala kebajikan yang telah dilakukan dan diberi
ampunan atas segala kesalahan.

Serta semoga Alloh SWT memberikan kesabaran dan ketabahan pada rekan
kita Ali Hamdan dan seluruh keluarga yang ditinggalkannya.

Amin ya Robbal Alamin,

Wassalam,

Unung Istopo H,

NB : Terima kasih kepada saudara Armand Maulutfi atas infonya

May 6, 2006

Rudi Cayadi : Sebuah Konsistensi yang Membuahkan Hasil

Filed under: Bersama Karya

Ditulis oleh : Unung Istopo

Mungkin bukan kebetulan ketika saya harus dipertemukan kembali dengan rekan kita yang paling duluan (mungkin) terjun ke dunia ICT. Mungkin juga bukan kebetulan kalau alunan aktivitas yang dimainkan-nya menghasilkan irama yang indah. Disaat banyak praktisi, mahasiswa dan ilmuwan terseret dalam arus yang nge-pop, hanya ikut-ikut saja. Rekan kita satu ini mampu menembus ruang tersebut dengan kekuatan idealismenya. Terus terang, ini bukan untuk memuji yang berlebihan tetapi memberikan ruang bagi kita bahwa idealisme yang mulai dirintis dikampus kita itu ternyata membawa hasil yang cukup signifikan.

Ketika rekan-rekannya masih otak-atik dan belajar Windows 95 ia udah otak-atik Debian, ketika rekan-rekannya baru mulai menghapal shortcut key-nya Microsoft Word ia udah ngerjakan TA pakai Latex dan ketika rekan-rekannya udah asyik terlelap ia masih berkumpul di kantin ITS untuk pengembangan dirinya dalam kompetensi yang lain. 

Dunia ICT telah memberikan ruang bagi Rudi Cayadi, untuk berkarya dalam pengembangan Linux Indonesia, Network dan aplikasi web. Kengototannya untuk ingin merubah jurusan kita, agar mahasiswa mampu berinovasi, telah menghasilkan karya R Linux Enciety. Saya yakin banyak karya-karya lain yang akan disuguhkan untuk negeri ini.

Mas Rudi Cayadi ini biasa cangkrukan di rcayadi@yahoo.com. Tetep seperti dahulu, ramah sebagai sahabat, profesional sebagai partner dan cerdas sebagai ilmuwan. Salut.

 

 






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Riosoft